Buddhānubhāvena sotthi hotu. Selamat datang di Buddhis.net
Buddhānubhāvena sotthi hotu. Selamat datang di Buddhis.net

Manfaat Luar Biasa Menjapa Mantra Om Mani Padme Hum

Om Mani Padme Hum
Om mani padme hum. Om mani padme hum. Om mani padme hum.

Mantra hati Avalokitesvara ini sungguh hebat dan luar biasa. Mampu menghindarkan penjapanya dari bahaya, mampu menghentikan musibah, mengubah bad luck menjadi good luck dan masih banyak lagi lainnya.

Ayo kita lihat apa saja manfaat luar biasa dari menjapa mantra “Om mani padme hum“.

Perkenalkan, nama saya Agus.

Saya adalah seorang umat Buddha yang mengikuti aliran Buddhayana. Saya tidak membedakan diri dari aliran manapun, sehingga saya mempelajari banyak metode dan pengetahuan aliran yang berbeda.

Semua aliran punya tujuan yang sama, yaitu membimbing manusia untuk mencapai kebahagiaan sejati.

Walaupun prakteknya berbeda-beda, tentunya semuanya merupakan variasi dari ajaran utama Para Buddha :

Sabba pappasa akaranam,
Kusala uppasampada,
Sacitta pariyodapanam,
Etam Buddhanam sasanam

Tidak melakukan segala bentuk kejahatan,
senantiasa mengembangkan kebajikan
dan membersihkan batin;
inilah Ajaran Para Buddha.

Inti Ajaran Buddha

Dalam agama Buddha dikenal yang namanya Bodhisatta, yaitu makhluk yang sedang dalam tahap menjalani proses mencapai Ke-Buddha-an. Bodhisatta / Bodhisatva berada dalam ruang lingkup sistem dunia, tapi alamnya berbeda-beda.

Ada Bodhisatta yang berada di alam manusia, ada yang berada di alam surga, bahkan ada yang berada di alam neraka.

Bodhisatta bukan hanya satu, melainkan sangat banyak sekali. Ini terbukti dengan banyaknya Buddha masa lampau, sehingga bisa juga disimpulkan akan ada banyak Buddha di masa depan.

Adalah Avalokitesvara / Dewi Kwan Im yang merupakan salah satu Bodhisatva Maha Pengasih diantara jutaan Bodhisatva lainnya.

Manfaat Luar Biasa Menjapa Mantra Om Mani Padme Hum

Dengan welas asih, Avalokitesvara menurunkan mantra hatinya.

Mantra Oṃ maṇi padme hūṃ[1] (Sanskrit: ओं मणिपद्मे हूं, IPA: [õːː məɳipəd̪meː ɦũː]) adalah mantra 6 aksara Sansekerta yang merupakan mantra Hati Avalokitesvara.

Menjapa mantra ini merupakan suatu cara memohon bantuan dari kekuatan cinta kasih Avalokitesvara. Mantra om mani padme hum ini juga terkenal manfaatnya untuk membersihkan hati.

Oleh karena itulah banyak yang mempraktekkan menjapa mantra ini untuk membersihkan hati dari kotoran batin.

Kemampuan / manfaat utama dari Mantra ini adalah:

  • Penyembuhan
  • Pembuka Solusi Suatu Masalah
  • Penenang Mental
  • Penuntun Jalan Penerangan Ke-Buddha-an
  • Penghalau energi negatif
  • Objek meditasi

Pengalaman saya dengan mantra ini

Banyak sekali pengalaman yang saya alami ketika menjapa mantra hati ini. Awal mula saya mulai terbuka batin untuk melakukan praktek menjapa mantra adalah ketika Nenek saya meninggal.

Nenek dari pihak ibu saya meninggal dan mengundang “Suhu” dari aliran Mahayana untuk melakukan ritual penyebrangan orang meninggal.

Hari itu saya mengingat dengan sangat jelas dimana hati saya merasa sedih ketika lantunan “Namo Amithofo” mengiringi proses ritual penyebrangan nenek saya. Tetapi sejak saat itu, saya menjadi sangat suka dan nyaman menjapa “Namo Amithofo” dalam hati.

Saya yang awalnya tidak pernah diajarkan nianfo merasa seakan sangat suka menjapa. Saya terus menerus menjapa, merasa sangat senang dan damai jauh setelah saya dewasa.

Walaupun tidak rutin, tapi saya sering menjapanya. Hati terasa senang, nyaman.

Suatu ketika saya mencari informasi lebih banyak seputar menjapa nama Buddha dan akhirnya menemukan keampuhan mantra hati Avalokitesvara ini.

Waktu itu saya masih belum sering menjapa mantra ini.

Sampai suatu ketika…

Saya dalam suatu kesulitan.

Dalam hati merasa enggan, tapi saya kesulitan dan memohon bantuan. Saya menjapa terus “om mani padme hum” tiada henti.

Dan…

…masalah saya selesai dengan cepat.

Benar-benar lega dan hebat.

Sejak saat itu, saya sangat mengingat mantra ini dan sering menjapanya.

Bahkan…

…saya pernah menjapa untuk memohon agar menghentikan hujan karena sedang dalam perjalanan tidak bawa baju hujan. Hebatnya, hujan secara perlahan mereda.

Saya menjadi sangat salut dengan mantra hati ini dan lebih sering lagi menjapanya.

Akhir-akhir ini, saya menjapa mantra ini untuk membantu meditasi. Visual Bodhisatva Avalokitesvara muncul dan terasa sangat jelas sampai saya akhirnya terbangun dan merasa takjub.

Saya akan terus menjapanya untuk meditasi dan akan menuliskan hasilnya nanti.

Referensi:
Dhamacitta: Mengenal Lebih Dekat Avalokitesvara
Wiki: Om Mani Padme Hum

Updated: 26 Januari 2018 — 5:28 pm
Terms: om mani padme hum artinya, arti om mani padme hum, arti mantra om mani padme hum, kesaksian mantra om mani padme hum, om mani padme hum, manfaat membaca om mani padme hum, dahsyatnya mantra om mani padme hum, pungsi kalyng mani pade hum, kekuatan om mani padme hum, arti om mani

8 Comments

Add a Comment
  1. Inyoman suarjana

    Guru, mohon tuntunannya yang lebih mendalam , saya hindu saya ingin belajar serius amalan ini,

    Silahkan, sobat. Apa yang ingin ditanyakan ya?

  2. Selamat pagi guru.. Sy umat Buddha.

    Tp jujur sy katakan sy sama sekali tidak mengerti atau sekedar mengetahui tentang ajaran Buddha.

    Kasarnya sy hanya Buddha Ktp.

    Namun sy selalu percaya dgn keberadaan Tuhan dan Buddha. Dan semakin kesini, sy semakin sadar sy ingin belajar ttg agama yg sy anut ini.

    Banyak sekali yg ingin sy ketahui. Sy ingin tau doa2 atau mantra2 apa yg bs kita baca dlm kseharian, bagaimana bacanya, pengucapan dsb.

    Sungguh banyak sekali pertanyaan yg ingin sy ajukan.

    Sy sudah berusaha mencari buku ttg agama Buddha (bukan sekedar sejarahnya sj, tp juga ajarannya) di toko2 buku tp tidak ada.

    Memang sangat sulit utk memperolehnya. Adakah saran dari guru dari mana sy bs belajar ttg agama Buddha? Terutama buku. Sy sungguh ingin belajar n berusaha menjadi umat yg taat. Mohon bantuannya guru. Terima kasih.

    * Saya mengkoreksi tulisan sebelumnya dimana Anda menulis Budha menjadi Buddha.
    * Saya koreksi juga bahwa saya bukanlah guru, melainkan hanyalah salah satu umat Buddha biasa.

    Untuk belajar agama Buddha lebih lanjut, Anda bisa beli beberapa buku dasar belajar agama Buddha di situs Karaniya.com.

    Jika Anda kesulitan membeli buku, Anda bisa kunjungi situs berikut:

    Di situs-situs tersebut, banyak terdapat sutta-sutta khotbah Maha Buddha Gotama yang berisi pengajaran akan bagaimana kita seharusnya bersikap dalam hidup.

    Terutama khotbah Dhammapada.

    Anda mungkin berminat membaca mantra tertentu untuk menenangkan pikiran dan mendapatkan manfaat.

    Cobalah mantra: Om Mani Padme Hum.

    Cara bacanya cukup di hati. Ulangi mantra tersebut berulang kali sebanyak yang Anda bisa.

    Ketika Anda membutuhkan penenangan diri / meredakan stress, Anda bisa membaca mantra ini berulang kali didalam hati.

    DAN PALING PENTING: Pergilah ke Vihara Agama Buddha terdekat dan Belajarlah meditasi.

    Bedakan Klenteng dengan Vihara ya.

    Berdasarkan alirannya:

    • Vihara Theravada hanya ada 1 Buddha yaitu Maha Buddha Gotama.
    • Vihara Mahayana selain Maha Buddha Gotama, juga ada Maha Buddha Amitabha.

    Sedangkan di klenteng, terdapat banyak sekali dewa-dewi.

    Kalau dijelaskan, bisa panjang-lebar. Sementara itu dulu ya.

  3. Perbedaan ajaran Buddha dgn yg lainnya adalah adanya kunci kesempurnaan hidup yaitu sucikan hati dan pikiran. Menambah perbuatan baik dan memghindari kejahatan adalah ajaran semua agama tetapi hanya agama Buddha saja yg memberikan 1 lagi kunci yaitu mensucikan hati & pikiran dengan meditasi.

    Sebagai umat Buddha tidak menjalankan rutin meditasi belumlah sempurna menjalankan ajaran Buddha, baru menjalankan seperti yg lain.

    Kehidupan Sang Guru Agung dari lahir hingga parinibbana didominasi praktek meditasi, dan seharusnya umat Buddha mengikutinya bukan hanya membaca mantra, berbuat baik dan menghindari kejahatan. Terimakasih. Salam Namaste…Semoga semua berbahagia

    Terima kasih masukkannya, sobat Soesanto.

  4. Dalam 1 hari berapa kali melafalkan? Pagi siang atau malam? Bersuara atau dalam hati? Mohon penjelasan👍😁

    Setiap saat. Dalam hati saja lebih baik.

  5. https://dhammacitta.org/download/ebook.html

    semoga buku ini bisa membantu untuk pengetahuan kita mengenai Agama Buddha

    Terimakasih._/\_

  6. Sukhi Hottu, Namo Buddhaya🙏
    Saya ingin bertanya bagaimana cara mengkosentrasikan pikiran saat meditasi & apa objek meditasi yg tepat bagi pemula?

    Mengkonsentrasikan pikiran saat meditasi ini seperti ketika seseorang menonton konser musik.

    Tidak peduli betapa sesak dan banyak orang yang berdiri disamping kiri-kanan-depan-belakang-nya, dia hanya memperhatikan sang penyanyi.

    Seperti itulah hendaknya kita berlatih, hanya memperhatikan objek meditasi dan tidak menghiraukan “suara” hati yang muncul. Tidak juga terusik oleh suara yang mungkin tercipta di dalam ruangan meditasi ataupun di luar ruangan meditasi.

    Tidak juga menghiraukan berbagai gambaran, imajinasi, ingatan, penilaian-penilaian yang muncul pada pikiran ketika kita meditasi.

    HANYA ADA SATU,yaitu OBJEK MEDITASI!

    Bagi pemula sebaiknya coba dengan meditasi napas karena objek nafas selalu ada setiap waktu bersama kita. Kapanpun dibutuhkan, bisa langsung konsentrasi pada napas.

  7. Apakah boleh tulis Om Mani Padme Hum di buku tulis?
    Lalu buku yang kita tulis apakah hrs dibakar atau disipan aja

    Boleh ditulis kok. Tidak perlu dibakar.

  8. Apabila saya membaca dalam hati om mani padme hum dalam setiap kegiatan saya apa itu diperbolehkan ? Apa mesti ktika meditasi ato keadaan lain ?

    Boleh saja. Tapi sebaiknya jangan pada kegiatan yang melanggar pancasila Buddhis seperti ketika membunuh sesuatu, ataupun melakukan hal asusila lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2017. Buddhis.net : Belajar Ajaran Sang Buddha.